Senin, 28 Januari 2013

JURNAL REMED BAB IV


BAB IV
PEMBAHASAN

4.1 Pembahasan

            Motivasi merupakan ha1 yang penting dalam setiap usaha kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu, seperti diungkapkan Zainun (1986), bahwa motivasi dapat dilihat sebagai bagian fundamental dari kegiatan manajemen, sehingga sesuatu dapat ditunjukkan kepada pengarahan potensi dan daya manusia dengan jalan rnenimbulkan, menghidupkan, dan menumbuhkan tugas-tugas perorangan maupun kelompok dalam organisasi. Motivasi yang semakin tinggi berperan untuk memberikan penguatan (reinforcement) terhadap keinginankeinginan yang mengarah pada tercapainya prestasi kerja yang semakin baik serta dapat mengarahkan sikap perilaku individu dalam mencapai tujuan.

            Ciri-ciri pegawai dengan motivasi tinggi menurut indikator-indikator motivasi dapat dilihat dari menyenangi pekerjaan yang dilakukan, menunjukkan kreativitas dalam bekerja, menunjukkan tanggung jawab dalam bekerja, memiliki otonomi yang tinggi dalam bekerja. Pemberian motivasi yang telah diterapkan oleh pimpinan agar dipertahankan dan jika dimungkinkan ditingkatkan sehingga pengaruh terhadap kemauan dan kesadaran karyawan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dapat ditingkatkan melalui kinerja pegawai kerja yang dicapai, tentunya ha1 ini akan berimplikasi terhadap tecapainya tujuan Perusahaan yang telah ditentukan.

            Sedangkan kesesuaian kompetensi masih belum memiliki pengaruh yang lebih dominan, dikarenakan karakteristik budaya dalam organisasi atau suatu perusahaan  masih terlihat pelaksanaan promosi atau pemberian tugas terkadang belum didasarkan pada kompetensi yang dimiliki pegawai tetapi terkadang didasarkan kepada kedekatan. Indikasi tersebut masih nampak terlihat melalui evaluasi DP3 yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kinerja yang didasarkan kepada kompetensi masih belum berjalan secara optimal dan efektif. Perhatian terhadap pelaksanaan kopetensi pegawai dalam menunjang pelaksanaan pekerjaan perlu mendapat perhatian. Hal ini dikarenakan memberikan pengaruh yang signifikan namun masih relatif lebih kecil. Untuk itu kiranya perlu ditingkatkan secara berkesinambungan guna meningkatkan tingkat kinerja yang lebih optimal.

            Perubahan lingkungan yang cepat dan tuntutan kualitas pelayanan dari masyarakat memerlukan kemampuan kompetensi pegawai untuk lebih profesional dan lebih baik lagi. Melalui kompetensi yang semakin memadai seseorang akan lebih menguasai dan mampu menerapkan secara praktek semua tugas pekerjaan sesuai dengan job description yang ditetapkan. Kompetensi pegawai yang semakin tinggi dapat diukur dari semakin bertambahnya pengetahuan dan keterampilan serta semakin berkembangnya perangai/sifat dan konsep diri yang semakin baik. Sedangkan ciriciri pegawai dengan kompetensi tinggi dapat dilihat dari beberapa indikator yaitu mampu menjalankan tugas sesuai standar pekerjaan, memiliki pengetahuan yang luas, mampu menyelesaikan tugas dengan cepat, tepat dan benar, mampu menyusun laporan dengan akurat dan sistematis, memiliki kemampuan menguasai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar